Social Items

TOEFL (Test of English as a Foreign Language Paper Based Test) adalah suatu tes untuk mengukur kemampuan bahasa Inggris. TOEFL pun terbagi menjadi 3 bagian, yaitu PBT (Paper Based Test), CBT (Computer Based Test) dan IBT (Internet Based Test).

Cara Belajar TOEFL Secara Otodidak

Untuk CBT sepertinya sudah jarang digunakan di Indonesia, sedangkan PBT walaupun metode test TOEFL yang paling kuno akan tetapi masih banyak diselenggarakan oleh kursus atau kampus yang menyelenggarakannya, sedangkan IBT bisanya digunakan untuk melanjutkan studi ke Amerika.

Mendapatkan score TOEFL yang besar merupakan impian setiap orang, minimalnya mendapat score 500. Karena untuk melanjutkan S2 Univeritas lokal umumnya mencantumkan persyaratan score TOEFL minimal 500.

1. Luangkan waktu minimal sehari 2 jam


Jika kamu masih kuliah atau bekerja maka luangkanlah waktu sehari 2 jam untuk belajar TOEFL. Jadwalkan waktu belajarmu pada kondisi mood yang paling baik (pagi, siang atau malam hari). Cobalah untuk fokus dan tidak memikirkan apapun selain materi toefl. Buatlah jadwal dalam seminggu dengan pola 2-2-2-1 yaitu 2 hari belajar Listening, 2 hari belajar Structure, 2 hari belajar reading dan 1 hari untuk scoring. Lakukan evaluasi, pada bagian mana yang perlu kamu tingkatkan.

2. Latihan TOEFL online


Jika kita tidak ikut les TOEFL Preparation janganlah bersedih hati. Banyak situs-situs di internet yang menyediakan latihan TOEFL secara online. Semakin banyak latihan maka akan semakin mudah dalam menjawab soal TOEFL.

3. Tingkatkan kemampuan listening dengan menonton film


Menonton film terutama film Amerika merupakan cara yang paling ampuh karena terdapatconversation atau percakapan di dalamnya dan menonton film dengan subtitle bahasa Inggris. Saya tidak menganjurkan latihan listening menggunakan lagu karena di dalam lagu tidak ada percakapan dan kita nanti akan terhipnotis dengan nadanya bukan pada liriknya.

4. Ketahui kelas kata


Untuk meningkatkan score structure sebenarnya mudah, kita hanya perlu tahu kelas kata. Kelas kata adalah pembagian kata seperti dalam satu kalimat kita mengetahui mana Subjectdan Verbnya. Jika kita mengetahui kelas kata ini maka soal structure 1-15 akan mudah.

5. Perbanyak penguasaan vocab


Menghafal vocab ada berbagai macam cara, tapi yang paling mudah adalah dengan cara menterjemahkan semua passage-passage yang ada di soal latihan reading TOEFL. Jika kita jarang menterjemahkan passage TOEFL maka kamu akan kesulitan menjawab soal, soal TOEFL sangatlah akademis sehingga tidak familiar.

6. Where Does Self-Discipline Come


Cobaan yang paling berat ada pada dalam dirimu sendiri. Kamu akan merasa bosan, malas, jenuh, tergoda dengan ajakan teman, dll. Pada saat seperti itu maka akan dipertaruhkan komitmenmu belajar TOEFL. Ingat kembali tujuan awal kamu dan lawan godaan-godaan yang menghalangi kamu.

Silahkan dicoba dan semoga berhasil! Terimakasih telah membaca cara belajar TOEFL secara otodidak.

Cara Belajar TOEFL Secara Otodidak

Info NaminaTOEFL (Test of English as a Foreign Language Paper Based Test) adalah suatu tes untuk mengukur kemampuan bahasa Inggris. TOEFL pun terbagi menjadi 3 bagian, yaitu PBT (Paper Based Test), CBT (Computer Based Test) dan IBT (Internet Based Test).

Cara Belajar TOEFL Secara Otodidak

Untuk CBT sepertinya sudah jarang digunakan di Indonesia, sedangkan PBT walaupun metode test TOEFL yang paling kuno akan tetapi masih banyak diselenggarakan oleh kursus atau kampus yang menyelenggarakannya, sedangkan IBT bisanya digunakan untuk melanjutkan studi ke Amerika.

Mendapatkan score TOEFL yang besar merupakan impian setiap orang, minimalnya mendapat score 500. Karena untuk melanjutkan S2 Univeritas lokal umumnya mencantumkan persyaratan score TOEFL minimal 500.

1. Luangkan waktu minimal sehari 2 jam


Jika kamu masih kuliah atau bekerja maka luangkanlah waktu sehari 2 jam untuk belajar TOEFL. Jadwalkan waktu belajarmu pada kondisi mood yang paling baik (pagi, siang atau malam hari). Cobalah untuk fokus dan tidak memikirkan apapun selain materi toefl. Buatlah jadwal dalam seminggu dengan pola 2-2-2-1 yaitu 2 hari belajar Listening, 2 hari belajar Structure, 2 hari belajar reading dan 1 hari untuk scoring. Lakukan evaluasi, pada bagian mana yang perlu kamu tingkatkan.

2. Latihan TOEFL online


Jika kita tidak ikut les TOEFL Preparation janganlah bersedih hati. Banyak situs-situs di internet yang menyediakan latihan TOEFL secara online. Semakin banyak latihan maka akan semakin mudah dalam menjawab soal TOEFL.

3. Tingkatkan kemampuan listening dengan menonton film


Menonton film terutama film Amerika merupakan cara yang paling ampuh karena terdapatconversation atau percakapan di dalamnya dan menonton film dengan subtitle bahasa Inggris. Saya tidak menganjurkan latihan listening menggunakan lagu karena di dalam lagu tidak ada percakapan dan kita nanti akan terhipnotis dengan nadanya bukan pada liriknya.

4. Ketahui kelas kata


Untuk meningkatkan score structure sebenarnya mudah, kita hanya perlu tahu kelas kata. Kelas kata adalah pembagian kata seperti dalam satu kalimat kita mengetahui mana Subjectdan Verbnya. Jika kita mengetahui kelas kata ini maka soal structure 1-15 akan mudah.

5. Perbanyak penguasaan vocab


Menghafal vocab ada berbagai macam cara, tapi yang paling mudah adalah dengan cara menterjemahkan semua passage-passage yang ada di soal latihan reading TOEFL. Jika kita jarang menterjemahkan passage TOEFL maka kamu akan kesulitan menjawab soal, soal TOEFL sangatlah akademis sehingga tidak familiar.

6. Where Does Self-Discipline Come


Cobaan yang paling berat ada pada dalam dirimu sendiri. Kamu akan merasa bosan, malas, jenuh, tergoda dengan ajakan teman, dll. Pada saat seperti itu maka akan dipertaruhkan komitmenmu belajar TOEFL. Ingat kembali tujuan awal kamu dan lawan godaan-godaan yang menghalangi kamu.

Silahkan dicoba dan semoga berhasil! Terimakasih telah membaca cara belajar TOEFL secara otodidak.

No comments