Tuesday, January 30, 2018

Fenomena Super Blue Blood Moon

Fenomena alam menakjubkan yaitu super blue blood moon, yang akan terjadi Rabu (31/1) diperkirakan akan memicu pasang air laut maksimum hingga 1,5 m. Karena itu BMKG meminta masyarakat yang tinggal di pesisir pantai untuk mengantisipasi kenaikan air laut.

Fenomena Super Blue Blood Moon

"Akan berakibat pada terjadinya pasang air laut maksimum mencapai 1,5 m di pesisir dan pelabuhan," ujar Kepala BMKG Dwikorita Karnawati seperti dilansir BMKG, Senin (29/1/2018).

Akibat pasang air laut, fenomena ini akan menyebabkan terganggunya transportasi di sekitar pelabuhan dan pesisir, aktivitas petani garam dan perikanan di darat, serta bongkar-muat di pelabuhan.

Karena itu, BMKG meminta pihak yang terkait urusan logistik di sekitar pelabuhan dan pesisir untuk tetap siaga.

"Kami imbau agar para nelayan dan pengelola logistik mengecek lalu lintas logistik terhadap kejadian nanti, sehingga ada alternatif lain pengiriman logistik," kata Dwikorita.

Dwikorita juga meminta masyarakat dapat menikmati momen langka tiga kejadian alam, yaitu gerhana bulan, supermoon, dan bluemoon, yang akan terjadi dalam waktu bersamaan.

"Kami imbau, manfaatkanlah fenomena yang langka ini, untuk observasi pengamatan, kepentingan ilmiah selain keindahan," ujarnya.

Fenomena super blue blood moon diperkirakan akan terjadi pada 31 Januari 2018. Fenomena alam yang biasa tapi langka ini terjadi dalam 100 tahun, bahkan hingga 150 tahun.

"Kejadiannya 100 tahun lebih, bahkan yang terakhir 150 tahun lalu, yaitu kala posisi matahari bulan bumi itu tepat berada pada satu garis. Untuk kali ini, posisi bumi berada pada jarak terdekat matahari di dalam revolusi bumi terhadap matahari," katanya menjelaskan.

"Fenomena itu langka di mana terjadi bulan purnama, tapi kemudian diikuti dengan gerhana bulan total. Waktunya mulai 17.00 sampai 23.00, tetapi pada posisi umbranya mulai pukul 19.00-21.00, puncaknya pukul 20.29," katanya.

Bulan purnama dalam ukuran super ini, yang diikuti dengan gerhana bulan total ini dapat disaksikan dengan jelas mulai dari benua Amerika, sebagian besar Asia, Australia, dan sebagian Afrika. Departemen Agama telah mengimbau umat Islam untuk menyelenggarakan salat gerhana saat terjadinya super blue blood moon.

Silakan tambahkan komentar Anda
EmoticonEmoticon