Sunday, January 21, 2018

Sejarah dan Karakteristik Jenis Kucing Anggora

Jenis Kucing Anggora Turki dalam bahasa Turki dikenal dengan nama Ankara Kedisi atau Kucing Ankara. Kucing Anggora adalah salah satu jenis kucing yang sudah dijinakkan manusia secara alami paling tua. Namanya diambil dari asalnya yakni Ankara, Turki. Kucing ini memiliki popularitas sangat tinggi hampir di seluruh dunia bahkan sampai di Indonesia. Kucing ini dikenal dengan luas dengan nama Kucing Anggora namun terkadang orang-orang agak sulit membedakan antara Kucing Anggora dan Kucing Persia karena sama-sama memiliki bulu yang panjang.

Sejarah dan Karakteristik Jenis Kucing Anggora

1. Asal Usul Kucing Anggora


Kucing Anggora adalah jenis dan ras kucing domestik yang sudah sangat tua bahkan menjadi salah satu galur murni paling tua di dunia. Kucing Anggora mengalami proses adaptasi dengan keadaan iklim di angkara yang dingin. Proses seleksi alam membuat kucing ini memiliki daya tahan yang kuat dan juga bulu yang panjang.

Tidak ada satu catatan pun yang menunjukkan mengenai sejarah dari Kucing Anggora, namun teori yang paling umum dipercaya bahwa kucing Anggora berasal dari kucing liar Asia yakni Kucing Pallas, namun teori sedikit mengalami kecacatan karena Kucing Pallas sedikit lebih garang dan berbanding terbalik dengan sifat dan karakter kucing Anggora.

Teori lain yang banyak dipercaya adalah nenek moyang dari kucing Anggora Turki berasal dari Kucing Afrika yang telah dijinakkan oleh suku Tartar. Keturunan kucing Afrika kemudian dibawa oleh pad pedagang Mesir pada zaman Fir'aun. Dari kucing di mesir ini mengalami pengembangbiakan dan seleksi alam sampai akhirnya berpindah ke pegunungan tertutup dan tumbuh bulu yang lebih lebat untuk menyesuaikan dengan suhu yang dingin di Ankara.

2. Legenda Kucing Anggora


Kucing Anggora dan Agama Islam - Salah satu legenda menganai Kucing Anggora terkait dengan Agama Islam, meskipun haram dagingnya, Kucing menjadi salah satu hewan istimewa bagi umat Islam. Konon Nabi Muhammad SAW memiliki kucing Anggora. Konon Nabi Muhammad memotong jubahnya keran tidak ingin mengganggu kucingnya yang sedang tidur didekatya ketika beliau hendak mendirikan Sholat.

Kucing Anggora dan Keberuntungan - Orang-orang Turky zaman dahulu percaya kalau kucing membawa keberuntungan, hampir sama dengan dengan orang China namun Kucing konon harus dipangku dan dielus sambil dibisikkan keinginan yang ingin dicapai. Jika kucing tersebut menyukai maka keinginan akan segera terkabul.

Kucing Anggora dan Mustafa Kemal Atatürk - Sebagian orang Turki percaya kalau suatu saat pendiri republik Turki akan dilahirkan kembali dalam bentuk seekor kucing Anggora berwarna putih namun memeliki warna mata aneh dimana sebelah warnanya berwarna biru dan yang lainnya berwarna emas. Ini alasan yang membuat orang Turki sangat menghormati kucing bermata ganjil.

3. Popularitas Kuicng Anggora


Populratis Kucing Anggora sudah terkenal sejak dulu kala, banyak yang percaya kalau Kucing Anggora sudah ada di Eropa sejak era perang Salib dan dibawah oleh para bangsawan dari Yerusalem pasca Perang Salib I. Kucing berbulu panjang ini dikembangbiakkan di Perancis dan juga Inggris. Catatan sejarah mengenai kucing Anggora di Eropa sudah da sejak masa Renaisans.

Seorang Sarjana Perancis, Nicola-Claude Fabri de Peiresc membawa beberapa pasang kucing Anggora dari Ankara ke Perancis. Tepatnya pada abad 16, Nicola kemudian mengembangbiakkan kucing sampai banyak sekali dan memberikan hadiah kepada bangsawan sebagai bentuk penghormatan. Salah satu bangsawan yang mendapat adalah Kardinal Richelieu. Pada era ini juga Kucing Anggora dijual ke orang-orang kaya Perancis oleh Sultan Turki.

Popularitas Kucing Anggora semakin besar di Eropa ketika Raja Louis XV dan Maria Antonia memelihara seekor kucing Eropa. Bahkan konon kecintaan Maria Antonia terhadap kucing membuat Ratu ini mengirimkan kucing-kucing Anggora melalui kapal sewaan ke Amerika Serikat ketika Revolusi Perancis meletus.

Tahun 1620, seorang penjelajah Italia yang menyusuir Asia, Pietro Della Valle sampai ke Turki. Sepulang dari Turki, Valle membawa 7 Pasang kucing dan dijadikan hadiah kepada bangsawan Romawi.

Pada abad 18, Hampir semua orang di Eropa salah mengira kucing Persia sebagai Kucing Anggora, karena bentuknya yang hampir sama. Padahal kucing-kucing tersebut adalah kucing Persia. Pada masa tersebut kucing berbulu panjang sebenarnya juga di temukan di Persia, daerah sekitar Iran, namun karena kurangnya catatan dan ilmu biologi belum terlalu maju, orang-orang jadi sulit membedakan kedua jenis kucing tersebut.

Perdagangan yang intents antara daerah Eropa dan negara-negara di timur tengah juga meningkatkan penjualan Kucing Angora dan Persia. Kucing Anggora seketika menjadi lambang kejayaan seseorang, hasilnya banyak kontes kecantikan kucing berbulu panjang di Eropa diselenggarakan. Menurut catatan sejarah yang ada, Kontes Kucing Anggora yang dilakukan pertama kali 1870.

Kelangkaan Kucing Anggora bermata ganjil membuat pemerintah Turki melakukan program pengembangbiakkan kucing Anggora bermata Ganjil di kebun binatang Ankara pada tahun 1917. Tujuan lain dari program ini untuk melindungi kucing Ras Anggora ras putih murni dengan mata Ganjil. Program tersebut masih dapat ditemukan hingga hari ini.

Kucing Anggora sendiri baru dijual pertama kali di Amerika Serikat pada tahun 1954 dan upaya pengembang biakkan baru dilakukan pada tahun 1960 di Amerika Serikat, Skandinavia dan Britania Raya. Ketatnya aturan mengenai kucing Anggora dan besarnya penghargaan orang Turki terhadap kucing ini membuat Kucing Anggora saat itu sangat sulit keluar dari Turki, barulah tahun 1962 istri Kolonel Angkatan Darat, Walter Hibah, Liesa F. Grant mendapatkan izin mengimpor sepasang Anggora dari kebun binatang ke Amerika Serikat.

4. Pengakuan Internasional


Meskipun Kucing Anggora sudah terkenal sejak lama bahkan dari abad ke 15, namun Asosisi kucing internasional Cat Fanciers' Association (CFA) pada tahun 1968. Akhirnya pada tahun 1970, diselenggarakan festival kucing anggora tahunan. Tahun 1976 festival ini kemudian memiliki banyak cabang perlombaan, lalu tahun 1993 diakui oleh FIFe.

5. Ciri-Ciri Kucing Anggora Turki


Kucing Anggora sangat identik dengan bulu panjang yang halus dan indah. Bentuk badan sedikit berotot dengan ukuran sedang, panjang, ramping dan juga elegan. Kucing anggora memiliki bentuk hidung segitiga yang mancung, dengan telinga panjang serta lebar. Kaki-kaki tumbuh tinggi dengan bulu ekor yang panjang mengembang.

6. Kepribadian Kucing anggora


Anggora adalah jenis kucing yang aktif dan sangat seang bermain, penurut serta energik. Anggora akan sering terlihat ikut terlibat dalam kehidupan sehari-hari manusia bahkan sangat senang melakukan interaksi dengan manusia. Kucing Anggora sangat ramah, mudah dilatih dan juga sangat cerdas.

Kucing anggora akan mudah stress jika dikurung dan ditinggal dalam rumah sendirian, namun kucing ini juga akan marah jika dipegang terlalu lama sendirian. Anggora sangat sangat berbaring di lantai dekat dengan pemiliknya, juga sering mengawasi keadaan sekitar. Kebiasaan lainnya adalah kucing ini suka memanjat.

7. Perawatan Kucing Anggora


Kucing Anggora adalah kucing anggun yang sering menjaga kebersihan tubuhnya sendiri. Di waktu senggang dan jika tidak di ajak bermain oleh pemiliknya, kucing anggora akan menjilati bulunya. Bulu kucing yang panjang membutuhkan perawatan khusus, jik atidka dirawat maka bulu akan mudah gimbal.

Kucing Anggora termasuk kucing dengan umur yang panjang, bahkan harapan hidup kucing Anggora sampai 15 tahun. Namun jika tidak dirawat dengan baik, maka usia harapan hidup kucing Anggora hanya sampai 7 sampai 8 tahun.

Silakan tambahkan komentar Anda
EmoticonEmoticon