Thursday, February 1, 2018

Aturan Bea Cukai Sebelum Keluar Negeri

Bagi anda yang suka bepergian keluar negeri, baiknya anda mengetahui dan memahami aturan-aturan bea cukai, agar anda tetap nyaman membawa barang-barang saat kembali ke tanah air.

Aturan Bea Cukai Sebelum Keluar Negeri

Dikutip dari website resmi beacukai ada ketentuan batasan bea masuk, karena pemerintah Indonesia menerapkan pembebasan barang bawaan penumpang sebesar US$ 250 per orang atau sekitar Rp 3,4 juta (kurs Rp 13.581 per dolar AS, tahun 2017) dan US$ 1.000 per keluarga atau sekiar Rp 13,5 juta.

Barang yang juga dibebaskan untuk dibawa dari luar negeri yakni 200 batang sigaret (rokok), 25 batang cerutu, 100 gram tembakau iris atau hasil tembakau lainnya, dan 1 liter minuman mengandung etil alkohol.

Dan bagi warga negara asing, barang bawaan mereka seperti kamera, video kamera, radio kaset, teropong, laptop atau telepon genggam yang akan digunakan selama mereka tinggal di Indonesia dan akan dibawa kembali pada saat mereka meninggalkan Indonesia juga mendapat fasilitas pembebasan.

Jika sudah mengetahui batasan ini, maka anda bisa menghitung dan mengira ngira berapa tarif bea masuk yang harus dibayar jika barang bawaan dari luar negeri yang anda bawa melebihi batas nominal yang sudah ditentukan.

Selain itu, anda juga harus memperhatikan ketentuan larangan dan pembatasan yang merupakan peraturan yang melarang dan membatasi barang-barang tertentu yang dianggap berisiko dan berbahaya. Peraturan tersebut dikeluarkan oleh instansi terkait yang pelaksanaannya dititipkan kepada Bea Cukai.

“Petugas Bea Cukai akan melakukan pemeriksaan apakah barang tersebut termasuk kategori larangan dan pembatasan, Oleh sebab itu, sebelum membawa barang dari luar negeri, para penumpang dapat mengecek persyaratan impor yang informasinya dapat diperoleh di situs Indonesia National Single Windows,” ungkap Direktur Kepabeanan Internasional dan Antar Lembaga, Robert Leonard Marbun.

Selain itu, jangan sampai melewatkan untuk mengisi Customs Declaration. Saat akan memasuki suatu negara, anda akan diminta untuk mengisi sebuah dokumen yang dinamai dengan Customs Declaration atau biasa disebut dengan inisial CD.

CD merupakan dokumen pabean yang biasanya dibagikan oleh pramugari pesawat yang kita tumpangi. Tujuannya agar pihak pabean dapat memonitor barang apa saja yang anda bawa saat memasuki wilayah negara lain. Dan dengan demikian, pajak dari barang-barang yang anda bawa dapat terpantau.

Seandainya anda membawa uang melebihi jumlah yang ditentukan oleh pihak pabean, maka anda juga wajib melaporkannya.

Anda memiliki kewajiban atas segala barang yang anda bawa masuk ke luar negeri. Oleh karena itu, anda juga harus berhati-hati membawa barang yang memiliki kemungkinan untuk ditahan. Karena imigrasi di luar negeri juga sangat ketat.

Tidak hanya terkait pelanggaran pajak, CD juga salah satu bentuk aturan yang dibuat dalam upaya untuk mencegah adanya penyelundupan barang-barang terlarang dari luar negeri maupun dalam negeri. Mereka dapat mengantisipasi adanya penyelundupan obat-obatan terlarang, termasuk narkotika, ganja, alcohol dan barang terlarang lainnya.

Bagi para pelanggar, akan dikenai sanksi administrasi dengan membayar denda maupun saksi hukum. Jika anda berniat membawa barang yang akan diperdagangkan kembali (bukan oleh-oleh/dipakai sendiri) tanpa membayar pajak, maka sanksi administrasi akan diterapkan. Sementara untuk pembawa barang terlarang akan dikenai hukuman berat, sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Tentang pengisian dokumen Customs Declaration, anda cukup dengan mengisis biodata diri, seperti nama, kenegaraan, jumlah barang yang dibawa beserta nilainya, jumlah uang tunai yang dibawa, aatau apakah anda membawa buah, sayur atau biji2an segar, tanaman, bahkan hewan dari luar negeri dan benda lainnya, lalu tanda tangan.

Pengisian dokumen CD ini berlaku untuk satu keluarga. misal anda bepergian dengan keluarga, maka cukup dengan mengisi satu CD saja.

Isilah formulir ini dengan jujur dan tidak mengada-ada. Jangan menyembunyikan barang yang illegal karena anda bisa terancam denda dan pidana. Jangan takut untuk membawa barang bawaan penumpang untuk keperluan sehari-hari tidak akan dikenai bea masuk asal jumlahnya masuk akal.

Jika anda memborong produk kecantikan sebanyak 1 koper penuh bahkan lebih, maka hal ini yang akan ditanyakan dan di periksa petugas. Karena tidak mungkin membawa produk kecantikan dalam jumlah tersebut karena itu merupakan keperluan anda sehari-hari untuk 1 orang.

Saat kembali ke Indonesia, anda juga harus mengisi dokumen Customs Declaration untuk memastikan barang bawaan yang abda bawa dari luar negeri.

Barang-barang yang dipakai untuk keperluan sehari-hari tidak dikenai kewajiban bea masuk di bandara. Jangan terlalu banyak membeli oleh-oleh yang akhirnya akan membuat anda bermasalah di Bandara.

Jangan sekali-sekali anda berfikir untuk bermain dengan petugas, seperti mencoba menyuap atau memberikan uang agar dipermudah dan agar di loloskan dari pungutan biaya yang ada. Hal itu justru akan membahayakan anda. Pihak internal bea cukai sedang melakukan pengawasan tegas terhadap oknum pegawainya yang nakal. Jangan sampai anda terkena hukumannya.

Dan jika anda kebetulan menemui petugas yang mempersulit bahkan meminta uang demi kelancaran pemeriksaan atau lain lain, maka jangan sungkan untuk melaporkannya ke sistem pengaduan masyarakat Bea Cukai, di website resmi: http://www.beacukai.go.id/

“Saya berharap masyarakat dapat ikut ambil bagian dalam menjalankan ketentuan ini. Untuk memahami ketentuannya, masyarakat dapat mengakses http://www.beacukai.go.id/faq/ketentuan-barang-bawaan-penumpang.html atau dapat menghubungi contact center Bravo Bea Cukai 1500225.” Pungkas Direktur Kepabeanan Internasional dan Antar Lembaga, Robert Leonard Marbun.

Contoh kasus membawa barang bawaan dari luar negeri di bandara :

  • Mengemas barang bawaan yang susah untuk dibuka, pasti akan mengundang curiga dari pihak imigrasi dan bea cukai Bandara. Sewajarnya saja jika anda ingin membawa oleh-oleh agar terhindar dari repotnya mengurus barang bawaan di bandara.
  • Turis dari Malaysia membawa 4 pasang sepatu dan 8 potong baju, dimasukan dalam koper dengan kondis seperti barang keperluan sehari-hari. Walaupun sebenarnya masih baru, turis ini tidak diwajibkan membayar bea masuk di bandara oleh bea cukai.
  • Pelajar baru saja pulang berlibur dari singapura, dia membeli oleh-oleh 2 kemeja dan sebuah Handphone. Harga keseluruhan lebih dari USD 250, handphone tersebut dimasukan kedalam backpacknya, sementara pada kedua baju barunya masih tertempel kode tax pricenya. Pihak bea cukai bandara memungut bea masuk untuk kedua bajunya saja tetapi tidak untuk handphonenya.

Silakan tambahkan komentar Anda
EmoticonEmoticon