Arkeolog Temukan Bukti Perempuan Zaman Batu Pakai Rok Mini - Info Namina

Thursday, March 1, 2018

Arkeolog Temukan Bukti Perempuan Zaman Batu Pakai Rok Mini

Asal-usul rok mini, menurut David Derbyshire, yang dimuat pada situs Dailymail.co.uk, kembali ke awal peradaban. Para arkeolog menemukan bukti perempuan pada Zaman Batu menggunakan rok mini bersama dengan atasan pendek dan gelang--lebih dari 7.500 tahun yang lalu.

Arkeolog Temukan Bukti Perempuan Zaman Batu Pakai Rok Mini

Serangkaian patung batu yang mengenakan busana prasejarah digali di salah satu desa tertua di Eropa sebuah komunitas yang terletak antara sungai-sungai, gunung, dan hutan di daerah yang sekarang selatan Siberia. Suku yang belum diketahui namanya itu hidup antara 5400 dan 4700 sebelum masehi di situs seluas 120 hektare yang sekarang disebut Plocnik.

Mereka telah mengenal perdagangan, kerajinan, seni, dan metalurgi. “Patung-patung yang kami temukan adalah perempuan muda yang berpakaian indah, seperti anak perempuan mengenakan short tops dan rok mini, dengan gelang di lengan mereka,” kata arkeolog Julka Kuzmanovic-Cvetkovic, seperti dikutip oleh David.

Jepang bukan hanya terkenal dengan gadget dan teknologi, tapi juga terkenal dengan gaya busana. Rok mini salah satunya. Motif kotak-kotak adalah rok mini yang populer di Jepang, biasa dikenakan siswa sekolah menengah. Empat tahun lalu, mewabah rok mini yang seolah menampakkan celana dalam pemakainya. Tapi itu bukan betulan, melainkan lukisan celana dalam pada rok mini pemakainya.

Rok mini yang trendi saat ini lebih banyak meniru gaya berbusana dari Korea. Model rok mini ini benar-benar bisa membuat seorang wanita tampil modis. Rok mini berwarna cerah, seperti warna oranye atau hijau tosca, bisa membuat penampilan tampak berani.

Perancang Mary Quant, yang berpengaruh di “Swinging London”, pusat busana dan budaya di Carnaby Street, London, pada 1960-an, memperkenalkan rok mini, yang menjadi tren internasional. Model tenar Jean Shrimpton mengenakan rok mini tanpa stoking, topi, atau sarung tangan di Melbourne Cup Carnival, Australia, 30 Oktober 1965.
Disqus comments