Beberapa Mitos dan Fakta Kehamilan 7 Bulan - Info Namina

Thursday, May 17, 2018

Beberapa Mitos dan Fakta Kehamilan 7 Bulan

Tujuh bulan adalah angka yang ditunggu setiap ibu hamil karena sudah resmi memasuki trimester terakhir. Selain itu, saat kehamilan tujuh bulan seluruh organ vital janin sudah terbentuk. Meskipun bayi harus terpaksa lahir saat ini pun, besar kemungkinan dapat bertahan. Bahkan beberapa masyarakat Jawa mengatakan bahwa tujuh bulan sudah “tua” dan delapan kembali “muda”. Oleh karena itu banyak suku yang melakukan upacara adat untuk merayakan kehamilan tujuh bulan ini.

Beberapa Mitos dan Fakta Kehamilan 7 Bulan

Bicara mengenai upacara adat tujuh bulanan, ada beberapa ritual yang harus dilakukan. Jadi mari kita bahas antara mitos dan fakta kehamilan 7 bulan ini.

Pamali Belanja Kebutuhan Si Kecil


Pernyataan di atas adalah mitos, karena sangat tidak rasional. Mitos ini beredar karena dulu sebelum adanya alat USG maupun alat medis lain, kita tak dapat mengetahui jenis kelamin si kecil secara pasti. Namun sekarang dengan alat medis yang sudah canggih, kita dapat mengetahuinya.

Melakukan USG 4 Dimensi


Pernyataan di atas merupakan sebuah fakta. Ultrasonografi mempunyai beberapa jenis yaitu 2D, 3D, dan 4D. Teknologi 2D hanya dapat menampilkan dimensi panjang dan lebar. Teknologi 3D menambah dimensi ketebalan (depth). Sedangkan pada teknologi 4D, memungkinkan merekam gambaran janin dengan visualisasi bagian tubuh yang lebih jelas dan lebih representatif.

Harus Rajin Ngepel


Bisa mitos bisa juga fakta. Tergantung bagaimana posisi bayi dalam kandungan. Jika kepala bayi masih di atas alias belum berbalik maka ibu harus banyak melakukan gerakan menungging. Jadi, ngepel dapat dilakukan dengan syarat posisi bokong lebih tinggi dari kepala.

Rajin Minum Minyak Kletik


Pernyataan di atas mitos. Mitos ini menyebutkan bahwa dengan rajin mengonsumsi minyak kletik dapat membuat persalinan lancar. Faktanya, minyak kelapa memang licin namun saluran pencernaan dan persalinan merupakan dua hal yang berbeda. Jadi, secara logika tidak ada pengaruh apapun.

Tidak Boleh Berhubungan


Ini juga merupakan mitos aneh. Mitos ini mengatakan bahwa saat tak boleh berhubungan badan saat kondisi hamil tujuh bulan karena dapat memicu persalinan prematur. Tak ada hubungannya sama sekali.

Mengikuti Upacara Adat


Ini juga merupakan sebuah mitos. Beberapa daerah di Indonesia masih memiliki upacara adat saat hamil tujuh bulan. Tak ada hubungannya upacara adat maupun ritual dengan kondisi kesehatan ibu dan janin yang dikandungnya. Tidak ada penelitian ilmiah yang membuktikannya!

Meskipun tak ada hubungannya, upacara adat merupakan kearifan lokal yang memiliki makna indah. Tak ada salahnya untuk mengikutinya, selama tak membahayakan ibu dan janin yang sedang dikandung.
Disqus comments