Monday, June 18, 2018

Cara Memilih Asuransi yang Baik dan Tepat

Apakah Anda berminat berasuransi? Sebaiknya pikirkan terlebih dahulu agar Anda tidak salah dalam menanamkan uangnya.

Cara Memilih Asuransi yang Baik dan Tepat

Namun bagi Anda yang masih bingung mencari tempat asuransi, setidaknya beberapa tips berikut ini dapat membantu Anda untuk memilih asuransi yang tepat.

Mengutip perkataan Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), Benny Waworuntu bahwa pilihlah asuransi yang tepat agar asuransi yang kita dapatkan merupakan benar-benar produk yang tepat.

Pilihlah asuransi yang tepat


Hal pertama yang perlu Anda perhatikan ketika memilih asuransi ialah pilihlah asuransi yang tepat. Maksudnya ialah mencari asuransi yang sesuai dengan kebutuhan.

Misalnya bagi pekerja maka asuransi yang dibutuhkan ialah asuransi jiwa. Bagi keluarga maka asuransi kesehatan yang lebih dibutuhkan. Agar nafkah dapat terus berjalan maka dapat memilih asuransi kecelakaan, asuransi pekerjaan, maupun asuransi gagal panen.

Sementara itu, Anda mungkin juga dapat memilih asuransi pendidikan untuk kelangsungan pendidikan anak. Asuransi rumah atau properti untuk kepemilikan. Intinya adalah pilihlah asuransi yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Sesuaikan kemampuan


Ketika ingin memilih asuransi pastikan untuk selalu menyesuaikan dengan kemampuan finansial Anda. Pada dasarnya, besaran asuransi dapat disesuaikan dengan kemampuan seseorang. Biasanya berkisar antara 10-15 persen dari pendapatan.

Pembayarannya pun beragam. Dapat dilakukan mulai dari bulanan, triwulan, semester, tahunan maupun sekali bayar kalau sedang ada rejeki.

Pilih perusaahan asuransi yang jelas


Tak dapat dipungkiri perusahaan asuransi semakin menjamur. Sebaiknya Anda memilih produk asuransi dari perusahaan yang sudah jelas terdaftar di OJK. Selain itu, perusahaan asuransi yang jelas juga memiliki tenaga pemasar yang memiliki lisensi atau sertifikasi dari AAJI dan AAUI.

Pelajari produk asuransi


Selalu pelajari semua manfaat produk asuransi yang akan dibeli. Mulain dari proses pengajuan hingga prosedur klaim.

Jangan tergoda dengan iming-iming dari tenaga pemasar. Sebelum melakukan pembelian mintalah contoh katalog/informasi produk asuransi yang ingin dibeli.

Bersikap terbuka


Cobalah untuk selalu berterus terang dan bersikap terbuka kepada tenaga pemasar dalam memberikan informasi yang dibutuhkan. Hal ini berguna dalam mengindari penolakan saat pengajuan klaim.

Baca ulang perjanjian


Langkah terakhir ialah pastikan untuk membaca ulang ketentuan dan kebijakan asuransi pada saat asuransi sudah jadi. Apakah ketentuan tersebut sudah sesuai dengan kesepakatan pada saat proses pembelian asuransi.

Selain itu, bagi orang yang sudah punya asuransi dan mau mengajukan keluhan bisa diajukan kepada tenaga pemasar dan perusahaan asuransi tempat membeli.

Silakan tambahkan komentar Anda
EmoticonEmoticon