Monday, July 30, 2018

Tips Memulai Bisnis Kontrakan bagi Pemula

Bisnis rumah kontrakan pasti menguntungkan. Tapi ingat, setiap bisnis datang dengan resikonya masing-masing. Jika Anda tertarik berbisnis rumah petak atau kontrakan dan kos-kosan misalnya, ada beberapa hal yang perlu Anda cermati.

Tips Memulai Bisnis Kontrakan bagi Pemula

Tidak perlu takut jika modal Anda saat ini masih kecil. Karena Anda tetap bisa terjun ke bisnis ini tanpa perlu punya tanah dan rumah sendiri. Salah satu caranya adalah dengan berinvestasi.

Bagi Anda yang belum pernah menggeluti bisnis ini tapi merasa antusias, ada beberapa tips memulai bisnis kontrakan bagi pemula agar bisa sukses yang bisa Anda coba, di antaranya adalah :

Kunci keberhasilan bisnis rumah kontrakan adalah memilih lokasi yang paling strategis

Memilih lokasi yang strategis memang tidak mudah.

Tapi jika Anda bisa, sebelah kaki Anda sudah menjejak tangga kesuksesan. Di antara beberapa pilihan lokasi paling strategis yang cocok untuk rumah kontrakan adalah, (berturut-turut dari yang berpotensi) :

  • Dekat dengan kampus atau sekolah-sekolah terutama sekolah favorite
  • Dekat pabrik atau perusahaan-perusahaan (kawasan industri)
  • Berlokasi tidak jauh dari kantor instansi pemerintahan
  • Berada di kota besar (Jakarta, Surabaya, Bogor, Tagerang, Balikapapan, hingga Medan)
  • Berada di sekitar pasar atau tidak jauh dari pasar
  • Berada di pinggir jalan raya

Tips Bisnis Kontrakan bagi Pemula yang Belum Punya Modal


Banyak orang tidak melirik bisnis ini karena merasa modal yang mereka miliki tidak cukup untuk menggelutinya. Jangankan bermimpi untuk punya bisnis kontrakan, membicarakannya saja mereka enggan.

Padahal, selalu ada jalan yang bisa kita lalui untuk masuk ke bisnis apapun yang kita mau. Bahkan tanpa modal sekalipun.

Cara Pertama


Dengan menjadi “pihak kedua.” Jika kebetulan Anda tinggal di lingkungan perumahan, di mana banyak rumah-rumah yang di kontrakan, Anda bisa bekerjasama dengan pemilik rumah dan menawarkannya diri untuk mencarikan orang yang berminat.

Tidak perlu banyak, Anda bisa meminta beberapa persen dari total nilai kontrakan sebagai fee jika bisa mencari orang.

Jangan hanya di awal, lakukan negosiasi agar Anda tetap dapat fee, setiap tahun atau setiap si pengontrak memperpanjang masa tinggalnya.

Atau, Anda bisa menaikkan harga kontrakan tersebut sebagai imbalan atas jasa Anda mencari orang yang mau mengontrak rumah tersebut. Tentu dengan perjanjian yang jelas bersama pemilik rumah.

Jika berhasil mendapatkan orang yang mau mengontrak, pertahankan kerjasama tersebut dengan pemilik rumah dan pengontrak. Misalnya dengan membantu merawat lingkungan sekitar rumah dan lain-lain.

Cara Kedua


Selain dengan cara di atas, cara terbaik untuk terjun ke dunia bisnis kontrakan rumah adalah dengan bekerja pada developer professional.

Ini adalah investasi leher ke atas yang akan memberikan Anda banyak keuntungan berupa pengalaman dan pengetahuan mengenai cara-cara: Membeli tanah, mencari lokasi, bertransaksi, dan mengurus segala sesuatunya di BPN, kantor pajak, membuat sertifikat, hingga hal-hal yang berkaitan dengan notaris/PPAT.

Berinvestasilah lebih besar dengan membangun rumah yang benar-benar nyaman untuk dihuni

Salah satu sumber awal malapetaka kegagalan dalam bisnis kontrak rumah adalah, banyak pemilik rumah yang enggan menyisihkan uang untuk merawat rumah yang mereka kontrakan.

Akibatnya, rumah tersebut sangat tidak menarik dan selalu menjadi alternatif terakhir bagi para pencari kontrakan. Nah, agar rumah yang Anda kontrakan cepat laku, pastikan rumah tersebut :

  • Memiliki akses jalan yang baik dan mudah
  • Berada di tempat yang tidak sering banjir. Atau jika sering banjir, pastikan rumah cukup tinggi dan tidak
  • terkena dampak banjir
  • Punya garasi
  • Sumber air dan listrik yang lancar
  • Lingkungan yang bersih
  • Dicat dan diperbaharui setiap tahun, atau setiap beberapa tahun sekali tergantung tingkat kerusakan
  • Rumah harus punya dapur
  • Kondisi kamar mandi dan jamban harus bersih dan terawat
  • Sesuaikan harga dengan nilai pasar atau lokasi

Sesuai dengan hukum ekonomi, semakin banyak permintaan maka nilainya pun akan semakin tinggi.

Jika Anda mendapatkan tanah atau memiliki rumah di tempat-tempat yang paling strategis, seperti yang telah saya sebutkan di atas, maka Anda bisa menentukan harga berdasarkan harga pasar atau berdasarkan jumlah peminat. Misalnya,

Rumah kontrakan yang berada di kota, harga kontrak per tahunnya: Rp 40 juta

Tapi jika rumah tersebut berada di pusat kota dan dekat pabrik, maka harganya bisa dinaikkan menjadi 45-50 juta. Begitu seterusnya dan sebaliknya,

Jika rumah berada di pusat kota, tapi akses menuju rumah sulit, kendaraan tidak bisa masuk, dan jalan tidak bagus, maka sebaiknya harga kontrakan diturunkan karena alasan beberapa kendala tersebut.

Sehingga, nilai kontrak terlihat sepadan dengan berbagai kekurangannya

Intinya, gunakanlah kondisi rumah, lokasi, ukuran rumah, dan fasilitas yang ada di dalamnya, sebagai patokan untuk menentukan harga yang layak.

Jangan sampai terasa terlalu mahal sehingga orang enggan meliriknya. Aku juga terlalu murah, sehingga membuat Anda tidak mendapatkan keuntungan yang seharusnya bisa Anda peroleh.

Silakan tambahkan komentar Anda
EmoticonEmoticon