Wednesday, August 1, 2018

Partisipasi Warga Negara Dalam Sistem Politik di Indonesia

Pada kesempatan kali ini Info Namina akan mencoba memberikan materi yang tentunya akan banyak dibutuhkan bagi sahabat dan adik-adik semua yang duduk dibangku sekolah. Untuk lebih jelas nech materi yang akan dibahas oleh penulis mari kita simak ulasan berikut ini :

Partisipasi Warga Negara Dalam Sistem Politik di Indonesia

Peran serta dalam sistem politik lazimnya disebut dengan partisipasi politik. Partisipasi Politik secara umum berarti keterlibatan seseorang /sekelompok orang dalam suatu kegiatan politik. Definisi partisipasi politik salah satunya dikemukakan oleh Verba, yangg mengungkapkan bahwa partisipasi politik adalah kegiatan pribadi warga negara yang legal,yang sedikit banyak langsung bertujuan untuk mempengaruhi seoeksi pejabat-pejabat negara atau tindakan-tindakan yang diambil oleh mereka.

Partisipsi politik adalah kegiatan yang dilakukan oleh warga negara baik secara individual maupun kolektif, atas dasar keinginan sendiri maupun dorongan dari pihak lain yang bertujuan untuk mempengaruhi keputusan politik yang akan diambil oleh pemerintah ,agar keputusan tersebut menguntungkannya.

Kegiatan politik yang tercangkup dalam konsep partisipasi politik mempunyai bernacm-macam bentuk dan intensitas. Hal ini menyebabkan bervariasinya partisipasi politik yang dilakukan oleh warga negara dari mulai tingkatan yang pasif sampai pada tingkatan yang aktif. bila dihubungkan dengan hak dan kewajiban warga negara,Partisipasi politik merupakan kewajiban yang harus dilakukan sebagai wujud tanggung jawab warga negara yang berkesadaran politik tinggi dan baik.

Partisipasi politik yang baik akan terwujud dalam masyarakat politik yang sudah mapan. Suatu komunikasi masyarakat dapat disebut polik jika masyarakat tersebut telah memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  1. Selalu ada kelompok yang diperintah dan memerintah.
  2. Memiliki sistem pemerintahan tertentu yang mengatur kehidupan masyarakat .
  3. memiliki lembga-lembaga yang menyelenggarakan pemerintahan.
  4. Memiliki tujuan tertentu yang mengikat seluruh masyarakat.
  5. Memahami informasi dasar tentang siapa yang memegang kekuasaan dan bagaimana sebuah institusi bekerja.
  6. Dapat menerima perbedaan pendpat.
  7. Memiliki kepedulian dan kepekaan terhadap masal-masal yang dihadpi bangsa.
  8. Memiliki rasa tanggung jawab terhadap perkembangan dan keadaan negara dan bangsanya.
  9. Memiliki kesadaran unuk berpartisipasi dalam kegiatan perumusan penentuan kebijakan negara,mengawasi dan mendukung pelaksanaan kebijakan tersebut dalam berbagai bidang kehidupan.
  10. Menyadari akan pentingnya pembelaan terhadap negara kedaulatan keberadaan dan keutuhan negara memahami,menyadari dan melaksanakan sikap dan prilaku yang sesuai dengan hak dan kewajiban sebagai warga masyarakat dan warga negara.
  11. Patuh terhadap hukum dan menegakan supremasi hukum.
  12. Membangun budaya politik yang demokratis.
  13. Menjunjung tinggidemokrasi,hak asai manusia,keadilan dan persamaan.
  14. Mengawasi jalanya pemerintah agara terta dengan baik.
  15. Mimilih wawasan kebangsaan ,sikap dan prilaku yang mencerminkan cinta tanah air.

Demikianlah penjelasan tentang Partisipasi Warga Negara dalam sistem politik, semoga dapat menambah wawasan dan bisa menjadi sumber refrensi pelajaran.

Silakan tambahkan komentar Anda
EmoticonEmoticon